• PP AL MASDA RANCAMAYA
  • ''MEMBENTUK GENERASI BERAKHLAK AL QUR'AN''

Ahad Hari Pertama Diciptakanya Dunia

Mengapa Jumlah Hari Ada 7?

Di Indonesia, nama-nama hari yang berjumlah 7 yaitu: Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jum'at, Sabtu, dan Minggu (Ahad). Sejarah menuliskan, bahwa penamaan tersebut berasal penyerapan dari bahasa asing, yakni Bahasa Arab. Kecuali hari Minggu, "Minggu" diambil dari bahasa Portugis "Domingo" yang berarti Hari Tuhan Kita. 

Menilik pada sejarah penamaannya, pencetusan nama-nama hari oleh Bangsa Arab sedari awalnya tidak mengadopsi dari nama-nama Dewa, nama-nama planet atau benda langit yang dijadikan Dewa atau sesembahan, sebagaimana bangsa terdahulu (Babilonia) menamai nama-nama hari [menurut sejarah yang telah banyak beredar, bangsa Babilonia yang pertama kali mencetuskan nama-nama hari]. 

Sebelum kedatangan agama Islam (Masa Jahiliyah), nama-nama hari yang dipakai bangsa Arab adalah: Syiyar (Sabtu), Awwal (Ahad), Ahwan (Senin), Jubar (Selasa), Dubar (Rabu), Mu’nis (Kamis), dan ‘Arubah (Jumat).

Bangsa Arab di kemudian menamai hari dengan patokan yang sangat sederhana, yaitu dengan angka; Al-ahad (hari kesatu), al-Itsnain (kedua), ats-Tsulatsa (ketiga), al-Arbi’a (keempat), al-Khomis (kelima), al-Jumu’ah, as-Sabt (ketujuh)

Khusus hari ke-enam, dinamai dengan Jum’at (al-Jumu'ah artinya berkumpul). Karena pada hari tersebut umat muslim (laki-laki) berkumpul di masjid untuk melaksanakan salat tengah hari secara bersama. Sebagaimana perintah-Nya dalam Q.S. Al-Jumu'ah ayat 9:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا نُوْدِيَ لِلصَّلٰوةِ مِنْ يَّوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا اِلٰى ذِكْرِ اللّٰهِ وَذَرُوا الْبَيْعَۗ ذٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ

"Wahai orang-orang yang beriman, apabila (seruan)  untuk melaksanakan salat pada hari Jumat telah dikumandangkan, segeralah mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui."

Hari Ahad adalah Hari Pertama Diciptakannya Dunia oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala? 

Dalam Kitab Ziinatul Kauniin, sebuah kitab ringkasan dari Kitab as-Sab’iyyatul fii Mawaa’idhil Bariyyaat karangan asy-Syaikh al-Imamul ajallu Abu Nasr Muhammad bin Abdurrohman al-Hamdaani, Abu al-Falah (pengarang Ziinatul Kauniin) juga mengutipkan sebuah hadis dalam kitabnya:

روي أنس بن مالك رضي الله عنه قال : سئل رسول الله صلى الله عليه وسلم عن يوم الأحد قال: يوم غرس وعمارة قالو: كيف ذلك يارسول الله؟  قال: لأن فيه ابتدأء الله تعالى الدنياوعمارتها

Diriwayatkan oleh Anas bin Malik radhiyallahu anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallaahu alaihi wa sallam ditanyakan tentang hari Ahad. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam menjawab: “Hari Ahad adalah hari menanam dan membangun." Para sahabat bertanya: “Apa sebab demikian Ya Rasulullah?”. Rasulullah menjawab: “Karena pada hari itulah Allah mulai menciptakan dunia dan memakmurkannya”

Ibnu 'Asakir meriwayatkan dalam Tarikh Dimasyq sanad Ibn Abbas, beliau menuliskan dalam kitab tersebut bahwa pada Yaum Al-Ahad, Allah Subhanahu wa Ta'ala menciptakan "sesuatu" untuk yang pertama kalinya. Demikianlah hingga orang-orang Arab biasa menyebut dengan istilah Yaum al-Awwal (pertama). 

Imam Al-Suyuti dalam “Al-Shamarikh fi ‘ilm Al-Tarikh”, memaparkan:

"Ibn Ishaq berkata: Ahli Taurat berkata “Tuhan memulai penciptaan pada hari Minggu, dan ahli Injil mengatakan pada hari Senin, dan kami (Muslim) sebagaimana yang kami dapatkan dari Nabi Kami —yaitu pada hari Sabtu."

إن الله تعالى سمى يوم الأحد أوّلا وإنما سمّاه أوّلا لأنّه أوّل يوم إبتدأ فيه خلق الأشياء يقول الله عزّ وجلّ : يوم الأحد اوّل الأيّام لم يكن قبله شيئ ومولاك كان ولم يكن حيّ اى غير الله تعالى لااله إلّا هو الملك الحقّ  المبين (زينة الكونين) 

"Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta'ala menyebut hari yang pertama itu adalah hari Ahad, karena pada hari itulah Dia memulai penciptaan segala sesuatu. Allah berfirman: “Hari Ahad adalah hari yang pertama, sebelumnya tidak ada sesuatu apapun selain Tuhanmu. Tiada Tuhan yang berhak disembah, kecuali Allah, Dia-lah Raja Pemilik Semesta, Yang Maha Benar dan Yang Maha Nyata." 

Apa Saja Yang Diciptakan Allah Subhanahu wa Ta'ala Pada Yaum al-Ahad? 

إنّ الله خلق السّماوات والأرضين فى يوم الأحد فمن أراد البناء والغراس فليبن فيه 

"Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta'ala telah menciptakan langit dan bumi pada hari Ahad. Maka barangsiapa yang akan membangun atau menanam, hendaklah ia memulainya pada hari Ahad”.

Disarikan dari Kitab As-sab’iyyatul fii mawaa’idhil bariyyaat yang ditulis oleh Asy Syaikh Al Imamul ajallu Abu Nasr Muhammad bin Abdurrohman alhamdaani. Sebagian ulama mengatakan bahwa Allah Subhanahu wa Ta'ala telah menciptakan 7 macam benda diantara makhluk-makhluk, yaitu: tempat jalan bintang-bintang (orbit/alam semesta), bintang-bintang yang bergerak, neraka yang bertingkat, bumi yang berlapis, lautan yang luas, anggota tubuh manusia, dan hari-hari dalam seminggu.

 

Penulis : Isyarotul Imamah

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
MAHALLUL QIYAM

Pengertian Mahallul Qiyam             Dalam pembahasan ini mahallul qiyam ialah pembacaan shalawat oleh para kaum muslimin/ musli

12/10/2023 02:44 - Oleh Admin - Dilihat 452 kali
Ihwal Penyebutan Alaa Sayyidinaa Ibraahiim Dalam Tahyat Akhir

almasda.or.id- Materi dasar ibadah salat yang biasanya terangkum dalam kitab fikih ibadah praktis, terlebih dahulu akan mengenalkan hal-hal yang termasuk dalam syarat wajib salat, syara

03/06/2023 21:16 - Oleh Admin - Dilihat 1851 kali
Beberapa Hal yang Berkaitan dengan Nishfu Sya'ban

  Definisi Nishfu Sya’ban Kata “Nishfu” adalah bahasa Arab yang artinya : separo, sedangkan kata “Sya’ban” berasal dari bahasa Arab yang artinya

22/02/2023 19:55 - Oleh Admin - Dilihat 1336 kali